Aceh.Siji.or.id | Aceh Tengah - Ketua Satgassus Swasembada Pangan Provinsi Aceh, Hasbi ST, bersama 8 anggotanya yang telah 14 hari bertugas di Aceh Tengah, mengungkap dugaan permainan mafia Bahan Bakar Minyak (BBM) di kabupaten tersebut.
Pasca bencana banjir bandang 26 November 2025 hingga Oktober 2026, antrian panjang pengisian BBM di sejumlah SPBU wilayah Aceh Tengah masih terjadi hampir setahun.
Melihat kondisi tersebut, Tim Satgassus Swasembada Pangan Aceh menerima laporan dan keluh kesah dari masyarakat. Atas dasar laporan itu, tim melakukan penyelidikan di lapangan dan menemukan hasil yang mengejutkan.
Kepada media ini, Hasbi menjelaskan pihaknya menemukan salah satu pelangsir BBM berinisial M (54), warga Kecamatan Pegasing. Menurut Hasbi, M mengaku harus menyetor uang sebesar Rp 10 juta kepada oknum anggota Unit Tifiter Polres Aceh Tengah berinisial A dan Z.
"Kami dari Tim Satgassus Swasembada Pangan Aceh mendapati dalam 4 bulan terakhir pasca bencana, antrian di SPBU hingga saat ini masih terjadi. Setelah kami turun ke lapangan dan melakukan investigasi, kami menduga ada mafia BBM yang dibekingi oleh APH dari bagian anggota Tifiter Polres Aceh Tengah," tegas Hasbi ST, Selasa (28/10/2026).
Selain itu, Ketua Satgassus Pangan Aceh juga mengklaim menemukan 8 gudang yang diduga menjadi tempat penimbunan BBM di Kabupaten Aceh Tengah.
Hasbi menyebutkan, setelah berkoordinasi dengan pemilik gudang, para pemilik mengaku sudah melakukan penyetoran ke Unit Tifiter Polres Aceh Tengah. Setoran itu disebut telah berjalan hampir setahun lebih dengan nilai bervariasi, mulai dari Rp 6 juta hingga Rp 10 juta per gudang setiap bulannya.
Hasbi mengaku telah melakukan konfirmasi terkait dugaan tersebut kepada Kasat Reskrim dan Kanit Tifiter Polres Aceh Tengah melalui pesan WhatsApp.
"Sudah kami konfirmasi via WhatsApp, mereka sudah baca namun tidak ada jawaban," jelas Hasbi.
Atas kurangnya respons tersebut, Hasbi menyatakan pihaknya akan melaporkan kasus dugaan beking BBM ini ke Polda Aceh.
"Kami akan melaporkan kasus dugaan beking BBM ini ke Polda Aceh," tutup Hasbi ST.##
(Red)




0 Komentar