Selamat Datang Di Website Resmi, SUARA INDEPENDEN JURNALIS INDONESIA

Aksi Demo Korban Banjir Kota Langsa Dibayang Teror dan Intimidasi

 

Siji AcehKota Langsa 1/4/2026 Terkait Rencana Aksi damai (Demo) di Kota Langsa yang akan di gelar pada Kamis 2 April 2026 Masyarakat kota Langsa di bayang-bayang oleh teror dan intimidasi.

Informasi yang diperoleh media ini bahwa telah beredar sebuah surat yang tidak jelas asal muasalnya.

Isi surat tersebut menyatakan himbauan untuk tidak melakukan demo, karna hal tersebut dapat mengganggu Verifikasi data yang akan di kirim ke pusat untuk pencairan dana Jadup tahap ke 2.

Salah seorang warga yang bernama "Heryanto Ginting" menyatakan bahwa, kalau ini modelnya, ini cuma surat kaleng dan Indikasinya adalah, ada pihak-pihak yang mencoba mengadu domba Pemko Langsa, satgas bencana degan rakyat. Hal ini gak perlu di tanggapi dan cukup di cuekin aja.

Mengenai Demo atau unjuk rasa itu adalah hak Konstitusi warga negara. Asalkan sesuai aturan dan tidak anarkis saya rasa boleh-boleh saja.

 Hery juga mengingatkan masyarakat agar jangan terprovokasi degan tuntutan untuk menjatuh kan Walikota dan Sekda selaku ketua Satgas penanggulangan bencana.


Yang kita harap kan cuma mereka segera memproses percepatan pencairan dana bantuan bantuan korban terdampak banjir (Jadup) tidak pilih kasih dan tidak asal-asal dalam mendata, tuturnya menambahkan.

Lebih lanjut Hery juga mengatakan bahwa, sumber kericuhan ini semua karena kecurigaan Rakyat tentang dana Rehab dan Jadup yang sudah di cair kan periode pertama itu tidak sesuai degan fakta di lapangan.

Yang perlu di pertanyakan, bagaimana model pendataannya sehingga ada yang tidak terdampak bisa cair dan yang jelas terdampak malah TMK (Tidak Masuk Katagori) ungkap wakil ketua DPC PPP Kota Langsa tersebut.

Sementara itu aktivis LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) Bungoeng Lam Jaroe "Zulfadli, S.Sos.I., M.M" menyatakan, mengecam keras atas edaran surat himbauan untuk tidak melakukan demo karna hal tersebut dapat melemahkan atau semacam intimidasi terhadap masyarakat yang ingin menyampaikan pendapatnya di depan umum.

Ia menduga ada oknum pejabat ikut bermain dalam hal surat himbauan tersebut. Bung zul berharap masyarakat untuk tidak surut atau takut dalam menyuarakan aspirasinya, Tutup Aktivis LSM Bungoeng Lam Jaroe tersebut.##

(Ali)

0 Komentar